Adanya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang telah dilaksanakan oleh pemerintah mulai tanggal 3 – 20 Juli 2021, membuat tatanan sosial masyarakat juga menjadi berubah. Kepedulian yang selama ini sedikit bergeser dalam ranah kehidupan sosial masyarakat, saatnya di restorasi dengan berbagai cara dan pendekatan yang lebih humanis.

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan meresmikan kegiatan vaksinasi door to door di kawasan Jalan Bantar Gedang, Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu (18/7/2021). Selain itu Kepala BIN juga membagikan paket sembako dan vitamin kepada masyarakat yang membutuhkan.

Setelah melakukan kegiatan vaksinasi door to door, Kepala BIN juga memberikan bantuan sosial (bansos) berupa sembako dan paket vitamin untuk meningkatkan imunitas masyarakat. Sembako dan vitamim masing-masing sebanyak 10.000 paket di 6 provinsi dan diberikan kepada masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

Budi Gunawan menegaskan, aksi vaksinasi massal tersebut dilakukan serentak di beberapa lokasi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Riau. Daerah-daerah tersebut merupakan zona merah persebaran Covid-19.

“Door to door vaksin yang dilakukan BIN mengadopsi metode vaksinasi yang digunakan beberapa negara, seperi AS dan India. Ini merupakan solusi yang efektif dan efisien yang dapat membantu menekan laju penyebaran covid-19,” ujar Kepala BIN.

Pembagian sembako sekaligus melakukan metode vaksinasi jemput bola, kata Budi Gunawan, diharapkan mampu meningkatkan partisipasi warga dalam melaksanakan vaksinasi. Karena, metode ini terbukti dapat menjangkau keluarga yang belum mempunyai akses vaksin. Selain itu, cara seperti ini juga dapat menjangkau individu yang takut ke luar rumah untuk menghindari tertular Covid-19.

Dia menegaskan, pembagian bansos berupa sembako itu diharapkan dapat sedikit meringankan kesulitan akibat dampak ekonomi dari pandemi. Budi Gunawan mengingatkan masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan gotong royong saling bahu membahu menyisihkan rezeki untuk saudara-saudara lain dan berdoa bersama agar pandemi ini segera berakhir.

Tak hanya Kepala BIN, Aksi bagi-bagi makanan juga dilakukan komunitas para sopir online di Ambon Maluku. Satu demi satu supir mobil online mendatangi para pembersih jalan, tukang parkir di sejumlah ruas jalan di Kota Ambon dan pengayuh becak. Selain makanan, para supir online ini juga membagi-bagikan masker sebagai bentuk kepedulian untuk saling menjaga diri dari bahaya penularan covid-19.

Meski tak banyak, bantuan yang disalurkan oleh puluhan supir online di Ambon ini bisa membantu warga yang kesulitan ekonomi di tengah pandemic dengan harapan semangat saling berbagi dan membantu sesama dapat terus dilakukan karena banyak warga kehilangan pendapatan karena dampak pendemi covid -19.

Hal serupa juga dilakukan Ketua Umum Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) atau BK3S Jawa Timur, Pinky Saptandari, di masa pemberlakuan PPKM ini, Gerakan Saling Peduli Dan Berbagi pada lingkungan masyarakat perlu di perkuat khususnya dengan melibatkan media massa termasuk media penyiaran.

Gerakan Saling Peduli Dan Berbagi ini akan menjadi kekuatan dahsyat dalam membantu kebutuhan yang di perlukan masyarakat selama menjalani masa PPKM. “berbagi atau share info tentang dokter online, info tentang layanan donor plasma, catering gratis dan info lain bisa kita kirim kepada mereka yang isoman, ini salah satu hal Gerakan Saling Peduli Dan Berbagi,” ujarnya. (*)