ZONA-DAMAI.COM – Merespon dinamika peningkatan kasus Covid-19 dan kebijakan penangananannya, Pemerintah memperkuat dukungan kepada masyarakat dan usaha kecil melalui program perlindungan sosial (perlinsos) dengan total anggaran Rp187,8 triliun. 

“Untuk PKH, saat ini angkanya Rp28,31 triliun kita tidak mengubah dari sisi jumlah yang mereka terima, tergantung dari komposisi keluarganya. Jadi untuk 10 juta keluarga ini kalau rata-rata anggota keluarganya ada 4 orang dalam satu keluarga, jadi kira-kira mungkin penerima manfaatnya ada 40 juta orang,” jelas Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, dikutip laman resmi Kemenkeu, Senin (19/7/2021).

Komposisi keluarga yang dimaksud oleh Menkeu adalah jika dalam suatu keluarga terdapat ibu hamil maka akan mendapat Rp 3 juta pertahun, jika memiliki balita juga akan mendapatkan Rp 3 juta pertahun. Selanjutnya, jika memiliki anak SD mendapatkan Rp 900 ribu pertahun, anak SMP Rp1,5 juta pertahun, anak SMA Rp2 juta pertahun.

Kemudian, jika ada anggota keluarga yang disabilitas akan mendapat Rp2,4 juta pertahun, dan jika terdapat anggota keluarga lansia juga mendapat Rp 2,4 juta pertahun. Penyalurannya masing-masing dilakukan secara triwulanan.

Untuk kartu sembako akan diberikan kepada 18,8 juta KPM. Jika rata-rata 4 orang perkeluarga akan ada 75,2 juta orang penerima manfaat yang mendapatkan alokasi anggaran Rp42,37 triliun untuk 12 bulan, dimana masing-masing Rp200 ribu perbulan. 

“Nah untuk kondisi pandemi ini kita akan menambahkan 2 bulan ekstra di bulan Juli-Agustus ini, sehingga mereka akan dapat Rp 200 ribu ditambah Rp 200 ribu yaitu Rp 400 ribu bagi keluarga pemegang kartu sembako. Anggaran tambahannya disediakan Rp 7,52 triliun, jadi untuk ini 18,8 juta keluarga pemegang kartu sembako akan dialokasikan anggarannya dalam satu tahun ini menjadi Rp 49,89 triliun,” tandas Menkeu.