Dibutuhkan gerak dan langkah luar biasa dari seluruh pihak dalam menangani pandemi Covid-19 beserta dampak yang ditimbulkannya. Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo mengajak pemerintah kota untuk melakukan sejumlah langkah luar biasa dan mendesak tersebut.
Hal tersebut dikatakan Presiden saat membuka Musyawarah Nasional VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Istana Negara, Jakarta,

Lebih lanjut, Presiden mengatakan terdapat empat langkah yang harus dilakukan pemerintah daerah, termasuk pemerintah kota, bersama-sama dengan pemerintah pusat untuk dapat mengatasi situasi pandemi saat ini. Pertama ialah dengan memprioritaskan pengendalian laju penyebaran virus; Kedua dengan mempersiapkan manajemen untuk percepatan vaksinasi di daerah; Ketiga pemerintah daerah harus memperbanyak program padat karya di wilayah mereka masing-masing; Keempat pemberian bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat lapisan bawah dan yang terdampak pandemi Covid-19 harus tetap dilakukan.

“Saya kira berulang-ulang saya sampaikan, disiplin 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) harus tetap digaungkan kepada masyarakat. Sudah saya perintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri agar Pemda dibantu oleh aparat TNI dan Polri di daerah,” kata Presiden.

Menyikapi hal tersebut, pengamat keamanan dan daerah perbatasan dari Masyarakat Peduli Perbatasan Indonesia (MPPI), Muhammad Irandito, S.Si.,M.Si, mengatakan bahwa langkah pertama dan kedua yang disebutkan Jokowi berguna untuk mengatasi permasalahan inti dari pandemi cov-19. Sedangkan langkah tiga dan empat guna problem solving terhadap efek residu dari pandemi cov-19, yaitu permasalahan sosial ekonomi.

Lebih lanjut dirinya menyatakan bahwa mendukung langkah Prsiden Jokowi yang melakukan synergitas terhadap Pemerintah pusat dan daerah didalam menghadapi pandemi cov-19. Pemerintah daerah tidak bisa bergerak secara sendiri-sendiri, diperlukan suatu grand strategy yang komprehensif dan holistik guna menyelesaikan permasalahan pandemi. Terlebih didaerah terpencil dan terluar seperti didaerah perbatasan. Jika Pemerintah pusat tidak ikut serta menyelesaikan permasalahan pandemi didaerah perbatasan, maka dampak terhadap masyarakat disana akan sangat katastropik, mengingat minimnya sarpras yang tersedia.

“Langkah pertama dan kedua yang disebutkan Jokowi berguna untuk mengatasi permasalahan inti dari pandemi cov-19. Sedangkan langkah tiga dan empat guna problem solving terhadap efek residu dari pandemi cov-19, yaitu permasalahan sosial ekonomi”, ujar Muhammad Irandito.