ZONA-DAMAI.COM – Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) bersama Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sudah menyelesaikan form skrining untuk ibu hamil, terkait pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Selain itu, kartu kendali juga sudah disiapkan termasuk pertanyaan-pertanyaan saat pemeriksaan sebelum vaksin nantinya.

Pihak POGI bersama Kementerian Kesehatan dan BKKBN juga sudah menyiapkan form pencatatan untuk memantau semua ibu hamil yang akan mendapatkan vaksinasi.

Menurut Sekjen POGI Prof Budi Wiweko, ibu hamil nantinya harus melakukan serangkaian skrining untuk memastikan tidak mengalami tanda-tanda preklamsia berat, sebelum melakukan vaksinasi.

“Hal Yang terakhir nanti setelah dilakukan vaksin tentu harus dilakukan pemantauan, dengan catatan bagaimana dengan perkembangan bayi selama kehamilan dan juga sampai dengan persalinan,” ujar Prof Budi dalam jumpa pers virtual pada Jumat (30/7).

Menurut Prof Budi, saat ini hanya tinggal menunggu surat edaran vaksinasi untuk ibu hamil.

Dia berharap bisa dikeluarkan pada pekan depan.

“Semoga nanti petunjuk teknisnya bisa segera dikeluarkan, sehingga tidak ada lagi ibu hamil masuk dalam kategori eksklusif untuk dilakukan vaksinasi.”

Tim medis dari Puskesmas Kelurahan Kampung Tengah melakukan test swab khusus kepada Ibu rumah tangga dan Ibu hamil di RPTRA Dahlia, Kampung Tengah, Jakarta Timur, Jumat (12/6). Kegiatan ini untuk memutuskan rantai penyebaran Covid 19. Foto: Ricardo/jpnn.com

“Mudah-mudahan bisa minggu depan sudah bisa dikeluarkan surat edaran dari Kementerian Kesehatan untuk vaksinasi ibu hamil.”

Prof Budi lebih lanjut mengatakan semua vaksin pada dasarnya aman untuk ibu hamil.

Hanya saja penelitian vaksin untuk ibu hamil saat ini baru dilakukan oleh Pfizer dan Moderna.

“Memang berdasarkan semua studi di hewan, semua platform vaksin aman untuk ibu hamil. Untuk Pfizer dan Moderna ada tambahan dan kelebihan karena dia ada data pada ibu hamil,” kata Prof. Budi.

Menurut Prof. Budi vaksinasi untuk ibu hamil akan diberikan Sinovac dan AstraZeneca, tergantung dari ketersediaannya.

“Jenis vaksinnya bisa apa saja tetapi paling banyak Sinovac. Moderna itu khusus untuk nakes dosis ketiga, itu juga kalau dia sudah dapat dua dosis Sinovac,” pungkas Prof. Budi.