Bulan Agustus adalah bulan kemerdekaan RI. Setiap tahun rakyat Indonesia memperingati hari kemerdakaan yang puncaknya tepat di tanggal pembacaan teks Proklamasi, 17 Agustus. Menyongsong HUT ke-76, ajakan mengibarkan bendera merah putih sebulan penuh menggaung di dunia maya dan dunia nyata.

Sejak Sabtu (31/7/2021) gerakan mengibarkan bendera merah putih mulai menggema. Salah satunya oleh para pedagang di di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Dharmahusada Surabaya, Jawa Timur. Mereka memasang bendera kecil di gerobak-gerobak dan meja tempat para pedagang menjajakan dagangan kulinernya.

Selain dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-76, gerakan memasang bendera merah putih yang dilakukan komunitas pedagang juga sebagai penyemangat melawan COVID-19. Diketahui, sejumlah pedagang dan beberapa elemen belakangan ini mengibarkan bendera putih sebagai tanda menyerah atas kondisi pandemi.

“Ini menghormati dan kita memberikan semangat kepada pedagang Surabaya, walau pun dalam keadaan seperti ini kita tetap semangat,” kata Ketua Paguyuban SWK Dharmahusada Surabaya Syafii Salahudin.

Sementara itu, di Kota Blitar dan Sumenep, Kepolisian Resor setempat membagikan bendera merah putih kepada warga penerima bantuan sosial di seluruh kecamatan daerah setempat. Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, bagi-bagi bendera merah putih sebagai bagian dari peringatan HUT RI ke-76, sekaligus memupuk semangat merah putih dalam menghadapi COVID-19.

Di dunia maya, gerakan serentak mengibarkan bendera merah putih pada 1-31 Agustus 2021 juga tersiar di berbagai platform media sosial. Salah satunya disebarkan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur di akun Instagram, Twitter, dan Facebook resminya, serta jejaring aplikasi WhatsApp.

PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya dalam angka HUT RI ke-76, juga menghias lokomotif dan gerbong kereta dengan livery khusus bertema kemerdekaan RI. Ada empat unit lokomotif dan 37 unit gerbong yang dihias dengan livery khusus. Yakni KA Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasar Turi-Gambir), KA Argo Wilis (Surabaya Gubeng-Bandung), KA Gajayana (Malang-Gambir), dan KA Argo Parahyangan (Gambir-Bandung).

“Pemasangan livery khusus peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI pada Kereta Api ini sebagai wujud nasionalisme KAI dalam menyediakan konektivitas bagi masyarakat Indonesia,” ujar Manager Humas Daop 8 Surabaya Luqman Arif dalam keterangan tertulisnya, Minggu, (1/8/2021).

Tidak hanya pedagang, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) se-Indonesia juga mengibarkan bendera merah putih sebagai simbol optimisme negara dalam melawan pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar SEMMI, Bintang Wahyu Saputra.

Menurut Bintang, mengibarkan bendera merah putih sebagai bentuk optimisme bagi seluruh masyarakat dalam melawan pandemi Covid-19.

“Saya menginstruksikan pengurus SEMMI seluruh Indonesia untuk mengibarkan bendera merah putih di depan sekretariat masing-masing, dan mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengibarkan bendera merah putih didepan rumah masing masing selama bulan Agustus ini,” ujar Bintang, dalam keterangannya, Minggu (1/8/2021).

Pengibaran bendera merah putih pun perlu dilakukan menyambut bulan Agustus yakni bulan kemerdekaan Indonesia.

“Kita tidak boleh kalah oleh virus dan keadaan saat ini, seluruh elemen bangsa harus bahu membantu untuk membumi hanguskan virus ini dari Indonesia, dan membawa negara kita menang melawan Pandemi ini secepatnya” ujar Bintang.

Bintang mengatakan, sudah kewajiban juga bagi seluruh masyarakat Indonesia yang berpegang teguh terhadap Pancasila untuk saling membantu sesama dan pemerintah dalam penanganan Covid-19 dengan mendukung dan menjalankan seluruh kebijakan pemerintah.
“Yang paling penting itu ialah kita harus mendukung kebijakan pemerintah menyukseskan pelaksanaan PPKM agar tidak terulang dan vaksinasi” ujarnya. (**)