Pada tanggal 5 agustus 2021 nanti, direncanakan akan ada aksi buruh secara besar-besaran. Aksi yang melibatkan puluhan ribu buruh di 1.000 pabrik pada 24 provinsi ini akan bertempat di masing-masing pabrik atau dalam kata lain halaman pabrik atau perusahaan.
Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan, dalam agenda mogok kerja sekaligus aksi demo mengibarkan bendera putih, tidak akan terjadi kerumunan massa dan tidak ada demo di depan kantor-kantor kepemerintahan.
“Tidak ada aksi yang berada di kantor-kantor pemerintah atau lembaga lain. Saya instruksikan kepada seluruh pimpinan cabang, nasional, daerah tidak ada aksi kerumunan massa di kantor-kantor pemerintah atau lembaga-lembaga lain yang terkait,” kata Said dalam konferensi pers virtual, Rabu (28/7/2021).
Menyikapi hal tersebut, peneliti Lentera Research Institute (LRI), Dahniel Dohar, mengatakan bahwa langkah ekstraparlementer tersebut sangat tidak bijaksana. Mengingat segenap elemen masyarakat beserta pemerintah sedang berusaha keras menanggulangi dampak dari pandemi cov-19. Dikawatirkan aksi demo buruh dapat membentuk kluster baru cov-19.
“Langkah ekstraparlementer tersebut sangat tidak bijaksana. Mengingat segenap elemen masyarakat beserta pemerintah sedang berusaha keras menanggulangi dampak dari pandemi cov-19. Dikawatirkan aksi demo buruh dapat membentuk kluster baru cov-19”, ujar Dahniel.