Kota Tangerang menunjukkan angka penurunan kasus Covid-19 yang signifikan, selama menjalani masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dan Level 4.

Tercatat, pada Selasa 17 Agustus kemarin merupakan kasus Covid-19 terendah 90 hari terakhir.

Yakni, hanya 30 kasus baru, sedangkan untuk kasus tertinggi terjadi pada 15 Juli lalu, dengan 1.855 kasus. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni menjelaskan, penurunan kasus Covid-19 ini terjadi karena, sejak awal masa PPKM yang membatasi mobilitas masyarakat, penerapan prokes yang diperketat, hingga jangkauan vaksinasi kepada masyarakat semakin luas. 

“Penerapan PPKM selama ini, cukup berpengaruh dalam mengendalikan penyebaran Covid-19 di masyarakat,” ujar Dini, Rabu(18/8/2021).

“Hal ini membuat kebijakan perpanjangan PPKM Level 4, dengan memberi kelonggaran ini pun kami sepakat untuk sama-sama mensukseskan dengan kepatuhan berbagai aturan yang ada,” sambunya. 

Lebih lanjut dr. Dini mengungkapkan, bahwa angka keterisian tempat tidur di RS Kota Tangerang berada di angka 23,20 persen, dengan keterisian ruang ICU 44,16 persen dan ruang inap 21,08 persen. 

Sedangkan capaian vaksinasi per 17 Agustus kemarin, sudah mencapai 730.528 jiwa pada dosis satu, dan sebanyak 414.263 jiwa pada dosis lengkap dan 6.406 tenaga kesehatan pada dosis tiga. 

“Angka yang terus turun ini salah satunya juga pengaruh vaksinasi yang terus mencakup seluruh masyarakat, tentunya kita harus bekerjasama dengan seluruh aspek yang ada di Kota Tangerang,” kata Dini.

Selama masa PPKM diberlakukan, berbagai hal dilakukan Pemkot Tangerang, agar dapat mengendalikan pandemi Covid-19. 

Mulai dari menghadirkan berbagai aplikasi untuk efisiensi dan efektifitas pengendalian, melakukan BKO pegawai untuk perbantuan vaksin dan 3T.

Lalu pemkot Tangerang juga menggelontorkan berbagai bantuan isoman, seperti sembako, obatan-obatan, hingga perkuat pembatasan mobilitas dengan Operasi Aman Bersama (OAB) di titik yang berpotensi menimbulkan keramaian. 

“Pemkot Tangerang mengimbau masyarakat Kota Tangerang untuk tidak kendor dengan prokes, jangan lepas masker, kurangi aktivitas yang tidak diperlukan, jaga jarak, cuci tangan dan terus tingkatkan imun,” tandasnya.