Kementerian Pemuda dan Olahraga menyebutkan persiapan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional XX Papua atau PON Papua 2021 terus digenjot.

Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, menuturkan salah satu fokus persiapannya adalah perekrutan sekitar 25 ribu relawan.

“Dari kami melihatnya masalah rutinitas PCR belum ada. Padahal, mereka tiap hari bolak-balik ke rumah dan ini rawan menyebar Covid-19. Tapi, mereka akan memperhatikan hal itu. Saya apresiasi bidang relawan ini, karena mereka terbuka menerima kritikan,” ujar Gatot saat dihubungi di Jakarta, Senin, 23 Agustus 2021.

Proses perekrutan relawan sejatinya telah dilakukan PB PON sejak 2019. Namun, prosesnya terpaksa ditunda karena pandemi virus corona serta diundurnya pelaksanaan PON XX.

Perekrutan tersebut di bagi ke dalam dua tahap yakni perekrutan relawan langsung pada 2019 dan perekrutan oleh klaster pada 5-24 Agustus 2021.

Setelah melalui proses screening dan seleksi, para relawan akan diklasifikasikan hingga akhirnya memasuki tahapan rekapitulasi dan finalisasi pada 4-5 September 2021.

Dari 25 ribu orang relawan yang dibutuhkan nantinya akan disebar dengan rincian 8.300 relawan di Kota Jayapura, 8.400 relawan di Kabupaten Jayapura, 4.100 relawan di Kabupaten Mimika, dan 3.400 relawan di Kabupaten Merauke. 

Nantinya, para relawan yang terpilih akan terlebih dahulu menjalani pelatihan yang dilakukan secara virtual dengan dihadiri sebanyak 500-700 peserta dari masing-masing klaster. Materi pelatihan mencakup pengetahuan dasar terkait PON dan multicabang, pengetahuan kebudayaan Papua, komunikasi, penyelesaian masalah, dan keramahtamahan.

Sesi pelatihan tersebut akan dilaksanakan pada 17 Agustus hingga berakhir pada 11 September 2021. PB PON membagi tugas mereka menjadi dua. Pertama, memberikan kemudahan bagi para delegasi, atlet, dan peserta lain dengan menyediakan informasi atau kebutuhan lain yang diperlukan. Kedua, membantu panitia pelaksana terkait cabang olahraga, venue, transportasi, hotel, dan lainnya. 

PON XX Papua akan berlangsung 2-15 Oktober 2021. Diperkirakan, sekitar 6.400 atlet dari 34 provinsi akan ambil bagian dengan total 37 cabang olahraga yang dipertandingkan.