Dalam satu bulan terakhir, aksi teror KST Papua meningkat di sejumlah wilayah di Papua.

Polri pun melakukan penebalan pasukan untuk mengatasi aksi teror tersebut.

Di tengah meningkatnya aksi teror KST Papua, Polri mengirim 203 personel Satuan Brimob.

Teror terbaru yang dilakukan KST Papua adalah pembantaian dua pekerja PT Indo Papua pada Minggu (22/8/2021) di Yahukimo.

Sebelumnya, KST Papua juga menembaki aparat TNI-Polri pada Sabtu (10/7/2021) malam.

Di tengah aksi teror KST Papua yang meningkat, ratusan personel Satuan Brimob Polda Aceh dikirim ke Papua.

Para personel Brimob itu ditugaskan ke Polda Papua untuk pengamanan dalam rangka Operasi Amole 2021.

“Sebanyak 203 personel Satuan Brimob Polda Aceh itu akan ditugaskan bawah kendali operasi atau BKO di Polda Papua selama beberapa bulan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Winardy.

Sementara itu, Personel TNI-Polri dari Satuan Tugas Pinang Sirih kini menguasai markas KST jaringan Goliat Tabuni di wilayah Kabupaten Puncak, Papua. Penyerbuan ke markas itu dilakukan pada Senin (16/8/2021) sore, dipimpin Kasi Intel Operasi Satgas Pinang Sirih Mayor Inf Sudarmin.

“Diawali dengan patroli drone di Kampung Welenggaru, Distrik Gome Utara, Kabupaten Puncak, didapati tiga orang yang diduga KST Ketiganya melakukan tembakan ke Tim Cakra dan saat dipantau melalui drone, ketiga orang tersebut kabur menuju honai,” kata Sudarmin