Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM kembali diperpanjang oleh pemerintah hingga 6 September 2021. Di wilayah Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya, Malang Raya dan Solo Raya masih menerapkan PPKM Level 3.

Menyikapi hal tersebut, analis senior Taiwan-Indonesia Trade Association (TITA), Tulus J. Maha, mengatakan bahwa perpanjangan PPKM berdampak baik dalam penanganan Cov-19 dan memberikan harapan bagi pemulihan ekonomi. Dirinya menilai PPKM berperan secara signifikan didalam penanganan pandemi karena efektif menekan penyebarannya.

“Perpanjangan PPKM berdampak baik dalam penanganan Cov-19 dan memberikan harapan bagi pemulihan ekonomi. PPKM berperan secara signifikan didalam penanganan pandemi karena efektif menekan penyebarannya,”ujar Tulus.

Lebih lanjut, dirinya berpendapat bahwa efektifitas dari program PPKM telah memberikan harapan bagi proses pemulihan ekonomi, baik ekonomi mikro maupun makro. Oleh karena itu, setiap kebijakan pelonggaran terhadap aktifitas masyarakat harus tetap berpedoman pada prokes.

“Efektifitas dari program PPKM telah memberikan harapan bagi proses pemulihan ekonomi, baik ekonomi mikro maupun makro. Oleh karena itu, setiap kebijakan pelonggaran terhadap aktifitas masyarakat harus tetap berpedoman pada prokes,” tambahnya

Ditempat terpisah, Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan bahwa tren kasus konfirmasi Covid-19 secara nasional telah berhasil turun 90,4%. Sedangkan angka penurunan kasus di Jawa-Bali sebesar 94%.

“Tren kasus konfirmasi Covid-19 secara nasional telah berhasil turun 90,4%. Sedangkan angka penurunan kasus di Jawa-Bali sebesar 94%.,” ujar Luhut.