Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) mengutuk keras serangan yang dilakukan KST di Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.

Ketua Umum KNPI Haris Pertama meminta TNI-Polri menangkap dan menindak KST Papua yang menyebabkan gugurnya 4 prajurit TNI.

“KNPI mengutuk keras aksi KST yang merusak nilai-nilai kemanusiaan dengan membunuh masyarakat sipil dan menyerang Posramil yang mengakibatkan 4 prajurit gugur. Kita tidak boleh membiarkan KST teroris leluasa melakukan pembunuhan dan menebar teror kepada masyarakat,” ujar Haris.

Haris juga meminta aparat intelijen bersama pemerintah daerah Papua dan aparat kepolisian untuk terus melakukan pengetatan guna mempersempit wilayah KST.

“KNPI meminta keseriusan pemerintah pusat dan aparat kepolisian dalam menangani KST di samping menentukan langkah dan strategi jangka panjang untuk mencegah terulangnya kembali aksi serangan KST yang meresahkan masyarakat.

Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan menyatakan bahwa TNI siap membantu Polri menumpas KST yang saat ini melakukan aksi teror ke masyarakat di Yahukimo, Papua.

“Aksi teror yang dilakukan KST sudah sangat meresahkan sehingga tidak bisa dibiarkan karena membuat masyarakat tidak dapat beraktivitas dengan tenang. Karena itu TNI siap membantu Polri memberantas KST dan menduduki wilayah yang selama ini diduga menjadi markas atau basis mereka,” pungkas Izak Pangemanan.