Jakarta – Presiden memang gencar sekali membangun infrastruktur dalam proyek Pembangunan Ekonomi Nasional. Sehingga selain membuat bendungan, juga membuat fasilitas lain untuk rakyat, seperti Jalan Trans Papua, Jalan Tol Pandaan-Malang, Tol Solo-Yogya, Kediri-Kertosono, dll. Di luar jawa ada pula Jalan Tol Manado-Bitung dan Banda Aceh-Sigli.

Pembangunan jalan tol sangat bermanfaat, karena bisa memperlancar mobilitas masyarakat. Mereka bisa melintas dengan cepat, sehingga mempersingkat waktu dan tak takut terjebak kemacetan seperti di jalan biasa. Jalan tol itu juga bisa dilintasi jelang hari raya, sehingga bisa lekas sampai saat akan mudik ke kampung halaman.

Ketika mobilitas cepat via jalan tol, maka barang-barang bisa sampai dengan cepat pula. Efeknya memperlancar usaha dari para pedagang. Apalagi jika yang dibawa oleh mobil bak atau truk adalah benda yang mudah busuk, misalnya telur ayam, makanan, atau yang lain. Sehingga jalan tol akan meminimalisir resiko pengiriman dan menghindarkan dari kerugian.

Masyarakat tak mempermasalahkan pembayaran jalan tol, karena bagi mereka, sangat sepadan dengan fasilitasnya. Selain bisa melintas dengan cepat, juga ada rest area sebagai tempat istirahat. Ada pula CCTV sehingga mengawasi jika ada hal buruk yang akan terjadi di sana.

Masyarakat sangat berterimakasih karena infrastruktur yang dibangun pemerintah sangat bermanfaat. Sehingga dana APBN benar-benar digunakan untuk rakyat. Seluruh WNI yag diuntungkan, karena berbagai fasilitas yang dibangun pada masa pemerintahan Presiden Jokowi.

Bendungan Tapin, Bendungan Tukul, Jalan tol, dan berbagai infrastruktur lain bukan sekadar dibuat untuk pencitraan Pembangunan fasilitas itu ditujukan untuk kesejahteraan rakyat. Sehingga mereka tak kehabisan pasokan air bersih dan bebas dari banjir. Selain itu, jalan tol juga memperlancar mobilitas dan mendukung bisnis masyarakat.

Sementara itu, Koordinator Relawan Milenial Jokowi-Amin Pradana Indraputra menilai, infrastruktur yang telah dibangun pemerintah saat ini sebenarnya tak untuk dinikmati saat ini saja. Sebagai contoh, pembangunan bandara di daerah-daerah. Dengan keberadaan bandara baru tersebut, membuka kesempatan bagi generasi milenial untuk dapat menjelajah tempat lain dengan menggunakan pesawat terbang.

Hal lain, sebut dia, pembangunan menara telekomunikasi di daerah yang dinilai mampu memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk mendapatkan akses internet. “Jokowi tidak hanya berbicara sekarang atau hari ini, tapi masa depan. Pembukaan pelabuhan baru dan jalan baru, bermanfaat untuk kalangan milenial di daerah untuk bisa melihat dunia luar,” imbuh Pradana. (*)