Jakarta – Pemerintah memutuskan untuk membatalkan penyamarataan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di seluruh wilayah Indonesia. Jadi, pemerintah daerah (Pemda) yang menetapkan status daerahnya selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan apa yang diputuskan pemerintah terkait pembatalan PPKM level 3 telah melewati kajian dan pemantauan terhadap laju Covid-19 di Indonesia. Pemerintah mengamati penurunan tren kasus Covid-19, juga selain itu tetap melakukan pantauan terkait potensi masuknya virus varian baru dari luar negeri.

“Saya pikir apa yang disampaikan tentunya sudah melalui kajian dan pemantauan terhadap laju Covid-19 di Indonesia. Selain juga memantau potensi masuknya varian baru dari negara-negara luar,” ungkap Sufmi Dasco.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hikmah Bafaqih meyakini, sudah ada ukuran telaah yang dilakukan Satgas nasional hingga akhirnya keputusan itu diambil.

“PPKM dibatalkan itu pasti dengan banyak pertimbangan yang matang,” kata Hikmah

Sekalipun demikian, seluruh pihak diharapkan tetap disiplin protokol kesehatan (Prokes) lantaran pandemi masih menjadi ancaman.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Hikmah Bafaqih menanggapi pemerintah yang mencabut rencana PPKM Level 3 untuk momen Nataru.

“PPKM dibatalkan itu pasti dengan banyak pertimbangan yang matang,” kata Hikmah, Selasa (7/12/2021).

Hikmah meyakini, sudah ada ukuran telaah yang dilakukan Satgas nasional hingga akhirnya keputusan itu diambil. Politisi PKB itu menyebut pihaknya menghormati keputusan anyar itu.

Itu juga menjadi kabar gembira terkait dengan recovery ekonomi. Meski begitu, Hikmah menyebut bukan berarti seluruhnya bisa langsung euforia.