Jakarta – Satgas COVID-19 mengungkapkan kenaikan kasus virus Corona selama tiga pekan terakhir. Satgas pun mewaspadai kenaikan kasus ini.

“Menjadi perhatian bahwa terdapat kenaikan pada tren kasus positif selama tiga minggu terakhir, dan kasus aktif selama 4 hari terakhir. Dilihat pada grafik kasus positif mingguan, terjadi kenaikan 571 atau 31 persen dari kasus tanggal 22 Mei 2022, dari 1.814 menjadi 2.385 kasus mingguan,” ucap juru bicara COVID-19 Wiku Adisasmito

Wiku menyebut angka itu menjadi penting untuk diwaspadai. Wiku menambahkan bahwa Indonesia berhasil mempertahankan kasus tetap stabil dalam beberapa bulan terakhir.

“Hal ini penting untuk diwaspadai, mengingat selama kurang lebih 3 bulan berturut-turut, sejak Omicron, kita berhasil mempertahankan kasus agar tetap stabil,” katanya.

Semnetara itu, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meminta agar seluruh masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin booster Covid-19, yang cakupannya baru mencapai 25 persen. Alasannya vaksin booster dinilai telah berhasil meningkatkan kekebalan tubuh untuk melawan Covid-19.

Budi Gunadi mengungkapkan kadar antibodi tubuh masyarakat Indonesia yang sudah mendapatkan vaksin booster Covid-19 meningkat tajam. Hal ini terlihat berdasarkan hasil sero survei bulan Maret 2022 lalu.

Dalam penjelasannya, Menkes Budi menegaskan bahwa vaksin booster dapat meningkatkan kekebalan antibodi. Inilah yang akan melindungi masyarakat dari risiko Covid-19.

“Jadi apa kesimpulannya? Booster itu meningkatkan kekebalan atau kekuatan antibodi atau kadar antibodinya itu berlipat-lipat. Sehingga akan sangat melindungi masyarakat kalau mereka mengambil booster,” tegas Budi Gunadi.