Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kornas Ganjarist Kris Tjantra menyentil klaim Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyatakan bahwa 90 persen pembangunan di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) kinerja ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Menurutnya, semua orang tahu bahwa Jokowi lebih sukses dibandingkan SBY, bahkan mengklaim masyarakat lebih bahagia di era Jokowi.

“Kalau soal keberhasilan, termasuk dalam bidang pembangunan dan infrastruktur itu kan terukur, Jokowi lebih bagus. Semua orang tahu, Jokowi lebih sukses dibandingkan SBY,” kata Sekjend Kornas Ganjarist Kris Tjantra kepada wartawan, Sabtu, 24 September 2022.

Ia mengaku bingung dengan pernyataan AHY yang menyebut pemerintahan Jokowi seharusnya mengucapkan terima kasih pada pemerintahan SBY. Dalam kinerja pemerintahan, menurutnya, sudah hal yang biasa penerus melanjutkan kerja pendahulunya.

Selain itu menurutnya, sudah sewajarnya jika program atau kebijakan yang bagus diteruskan. Kris Tjantra pun menyinggung pembangunan Wisma Atlet yang mangkrak di era SBY.

“Kalau memang programnya bagus ya pasti dilanjutkan. Proyek Hambalang sampai sekarang masih terbengkalai karena memang bermasalah. Jadi AHY seharusnya semedi dulu di Hambalang sebelum ngomong,” tukasnya.

Atas dasar itu, Kris memandang, langkah AHY mempersoalkan pembangunan di era Jokowi memperlihatkan bahwa AHY tidak paham pelaksanaan sebuah program pembangunan.

Ia mengingatkan bahwa penyusunan program dan anggaran dilakukan secara bersama-sama di DPR, yang artinya ikut menyertakan Partai Demokrat juga.

“Ketika program berjalan sudah melalui persetujuan semua fraksi, termasuk fraksi partainya AHY. Kenapa sekarang lantas mempersoalkannya?” ujar Kris.

Lebih lanjut, Kris Tjantra meminta AHY berbicara dengan data. Pasalnya, pernyataan AHY saat ini terkesan seperti menepuk air di dulang terpercik muka sendiri.